Langsung ke konten utama

PERPANJANGAN PSBB DI KAB.BEKASI TUNGGU EVALUASI

 
 
BEKASI, Kabar Enteng – Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja belum memutuskan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kabupaten Bekasi. Pihaknya akan melakukan evaluasi sekaligus meminta pendapat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait hal ini. AYO BACA : Kadin DKI Apresiasi Pasar Mitra Tani Kementan dan Inovasi Antar Jemput Online “Ya, kami juga akan meminta pendapat dari Gubernur Jawa Barat, apakah wilayah Kabupaten Bekasi akan melakukan perpanjangan pelaksanaan PSBB seperti wilayah DKI Jakarta yang memperpanjang pelaksanaan PSBB hingga 28 hari, atau tidak,” katanya, Minggu (26/4/2020). Hingga hari ke-11 PSBB, Tim Gugus Tugas mencatat angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi jauh lebih banyak daripada pasien yang dirawat

 Selain itu, Eka juga menambahkan bahwa angka pertambahan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Bekasi sudah mulai mendatar dan tidak terjadi kenaikan kasus yang signifikan. “Alhamdulillah setelah kita melakukan PSBB, perkembangan kasus Covid-19 ini sudah mulai flat,” ujarnya. “Jumlah pasien yang dirawat jauh lebih sedikit dibanding yang sembuh, hingga sabtu ini jumlah pasien yang sembuh sudah mencapai 29 orang,” lanjut Eka. Sementara itu, Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah menambahkan bahwa pelaksanaan PSBB dianggap cukup efektif dalam pemutusan penularan Covid-19 secara lokal. Ia berharap tidak ada kasus baru yang signifikan di Kabupaten Bekasi. Meskipun demikian, pihaknya sampai saat ini masih terus melakukan screening baik melalui rapid test maupun diagnosis swab test kepada warga berstatus ODP maupun yang berkontak erat dengan PDP Positif. “Kami lakukan pengujian kepada 50 orang per harinya baik rapid test maupun swab test untuk men-screening penyebaran kasus di Kabupaten

Komentar